Upaya Guru Akidah Akhlak dalam Pembentukan Karakter Siswa Madrasah Tsanawiyah Miftahul Khair Kecamatan Cerbon
Abstract
Pendidikan agama Islam terutama pendidikan akhlak sangat diperlukan untuk pembinaan dan penyempurnaan pertumbuhan kepribadian siswa. Perlu kita sadari bahwa fase awal remaja adalah masa SMP/MTs merupakan masa dimana anak lebih senang untuk meniru, mengikuti, mengimitasi, dan mengidentifikasi apa saja yang mereka lihat dan temukan. Ini tentu menjadi PR yang besar bagi seorang pendidik, terutama pendidik atau guru Akidah Akhlak lebih khususnya. Karena merekalah yang akan membawa siswa kepada generasi yang berakhlak, bermoral, dan berbudi pekerti luhur yang nantinya akan membentuk karakter siswa tersebut melalui strateginya sebagai pendidik, pembimbing, demonstrator, dan evaluator. Madrasah Tsanawiyah Miftahul Khair kecamatan Cerbon Kabupaten Barito Kuala merupakan salah satu madrasah swasta yang memiliki visi mampu menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang berkepribadian Islami memiliki pola pikir dan pola hidup Islami di masyarakat.
Subjek dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran Akidah Akhlak dan siswa-siswi kelas VII dan VIII di Madrasah Tsanawiyah Miftahul Khair Kecamatan Cerbon Kabupaten barito Kuala. Pada pengumpulan data penulis menggunakan beberapa teknik sebagai berikut: observasi, wawancara, angket, dan dokumenter. Kemudian semua data yang terkumpul diproses melalui pemeriksaan, pengklasifikasian, dan penyusunan, serta pembuatan data menggunakan metode deskriptif kualitatif dan data dalam penarikan kesimpulan menggunakan metode induktif.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa upaya guru Akidah Akhlak dalam pembentukan karakter yaitu: membuat perencanaan terlebih dahulu tentang nilai karakter yang akan dianamkan kepada siswa, mengenalkan dan memberikan pengatahuan nilai-nilai karakter kepada siswa secara lansung dan tidak langsung baik itu melalui perkataan, perbuatan, dan tingkah laku saatr mengajar, memberikan contoh tentang penerapan nilai karakter yang ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari, menjadi teladan yang baik untuk siswa saat dimanapun baik itu dilingkungan sekolah maupun diluar lingkungan sekolah. Adapun pengaruhnya terhadap nilai karakter siswa sudah berpengaruh cukup baik yakni berada pada kisaran angka persentasi 71%-82% yang artinya masuk dalam kategori tinggi walaupun masuk kategori tinggi tetap saja masih ada beberapa siswa yang kurang memiliki nilai karakter yakni 4%-7% masuk dalam kategori rendah. Dan faktor-faktor yang mempengaruhinya adalah genetik (bawaan dari anak atau siswa itu sendiri), lingkungan (lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat dan teman sebaya, serta lingkungan sekolah), media masa (televisi, sosial media, dan game online), dan sekolah (tenaga pendidik, tata tertib, sarana-prasarana, dan ekstrakurikuler).
Kata Kunci: Upaya Guru, Akidah Akhlak, Pembentukan Karakter.







