PENGELOLAAN PELIBATAN MASYARAKAT DALAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan pelibatan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Negeri Buntok Kabupaten Barito Selatan, baik dari aspek perencanaannya, pengorganisasiannya, pelaksanaannya dan pengawasannya. Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan (1) Wawancara, (2) Observasi, (3) Dokumentasi, selanjutnya data dianalisis dengan analisis SWOT untuk mengetahui peluang yang dapat diketahui untuk waktu yang akan datang, disamping untuk memahami semua kekuatan, kelemahan, ancaman dan peluang yang dihadapi. Hasil penelitian menyatakan bahwa pengelolaan pelibatan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan di MTs Negeri Buntok Kabupaten Barito Selatan memiliki beberapa aspek : (1) Perencanaan, yaitu memiliki perencanaan yang realistis dan sistematis dalam melibatkan pihak masyarakat, (2) Pengorganisasian, yaitu mempunyai wadah pengorganisasian yang memungkinkan dalam melibatkan pihak masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan, (3) pelaksanaan, yaitu memiliki dua langkah strategis yang digunakan untuk menggerakkan dan mendorong pihak masyarakat agar bisa terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan di MTs Negeri Buntok, yaitu dengan pendekatan bahasa agama dan pendekatan mutu dan (4) Aspek pengawasan (Controlling), proses pengawasan di MTs Negeri Buntok ini dilakukan dengan dua cara, yaitu pertama, dengan observasi langsung yang dilakukan oleh pimpinan madrasah tanpa memberi tahu sebelumnya, dan yang kedua adalah dengan pengawasan tidak langsung, yaitu pimpinan madrasah di MTs Negeri Buntok menginstruksikan staf-stafnya atau orang-orang tertentu untuk memberikan laporan terhadap pelaksanaan perogram yang telah direncanakan.
Kata Kunci: Pengelolaan, Pelibatan, Masyarakat.
References
Agustinus, Sri Wahyudi. Manajemen Strategik. Jakarta: Binarupa Aksara. 1996
Danim, Sudarwan. Inovasi Pendidikan Dalam Upaya Peningkatan Profesionalisme Tenaga Kependidikan. Bandung: Pustaka Setia. 2002
Deliannor. Pedoman Manajemen Pendidikan di Lembaga Pendidikan. Jakarta: Rajawali. 2003
Depdiknas. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. 2003
Efendi, Ruslan. Kebijakan Otonomi Daerah dan Implkasinya Terhadap Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara. 1999
Effendy, Onong. Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya. 1994
Fattah, Nanang. Ekonomi dan Pembiayaan Pendidikan. Bandung. PT. Remaja Rosdakarya. 2002
Gunawan, Ari. Administrasi Sekolah Administrasi Pendidikan Mikro. Jakarta: PT. Rineka Cipta. 2006
Hadiyanto. Desentralisasi Manajemen Pendidikan Di Indonesia. Jakarta: PT. Rineka Cipta. 2004
Handayaningrat, Soewarno. Pengantar Ilmu Administrasi dan Manajemen. Jakarta: Dharma Bakti. 1998
Haryadi, Yadi. Peningkatan Kemampuan Organisasi Komite Sekolah. Jakarta: Depdiknas. 2006
Hasan, Fuad. Dasar-Dasar Kependidikan. Jakarta: Raja Grafindo. 2002
Jalal, Fasli dan Dedi Supriadi. Reformasi Pendidikan Dalam Konteks Otonomi Daerah. Yogyakarta: Adicita Karya Nusantara. 2000
Komariah, Aan. Administrasi Pendidikan. Bandung: Alfabeta. 2011
Konsep Manajemen Berbasis Sekolah dan Dewan Sekolah. Jakarta: Rajawali. 2004
Majid, Abdul. Pendidikan Strategis Alternatif Untuk Pendidikan Masa Depan. Jakarta: Paramadina. 1999
Martoyo, Sosilo. Pengetahuan Dasar Manajemen dan Kepemimpinan. Yogyakarta: BPFE. 1999Zulkarnain Nasution. Manajemen Humas di Lembaga Pendidikan Jakarta: Grasindo. 2001
Muhaimin. Dasar-Dasar Manajemen. Jakarta: UGM Press. 1999
Mulyasa. Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. 2002
Murwani, Ali. Kebijakan Otonomi Daerah dan Implikasinya Terhadap Pendidikan. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. 2000
Panduan Manajemen Berbasis Sekolah. Jakarta: Balai Pustaka. 2006.
Paradigma Pendidikan Islam Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama di Sekolah. Jakarta: Binarupa Aksara. 1999
Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama di Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya. 2003
Perencanaan Pendidikan Partisipatoris dengan Pendidikan Sistem Jakarta: Bina Aksara. 1996
Pidarta, Made. Manajemen Pendidikan Indonesia. Jakarta: PT Rineka Cipta. 2005
Prabowo, Sugeng Listyo. Dasar-Dasar Organisasi dan Manajemen. Jakarta: Pustaka Binaman. 2003
Purwanto, M. Ngalim. Pedoman Manajemen Pendidikan. Yogyakarta: BPFE. 1999
Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. 2002
Qomar, Mujamil. Manajemen Pendidikan Islam: Strategi Baru Pengelola Lembaga Pendidikan Islam. Malang: Erlangga. 2007
Rosyada, Dede. Paradigma Pendidikan Demokratis: Sebuah Model Pelibatan Masyarakat Dalam Penyelengaraan Pendidikan. Jakarta: Kencana. 2004
Ruslan, Rosady. Manajemen Humas dan Komunikasi: Konsepsi dan Aplikasi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. 2002
Sagala, Syaiful. Manajemen Berbasis Sekolah dan Masyarakat. Jakarta : Nimas Multima. 2006.
Saleh, Abdurrahman. Jalan Menuju Pembaruan Pendidikan. Jakarta: IKIP Jakarta. 1999
Siswanto, Bambang. Humas Teori dan Praktek. Jakarta: Bina Aksara.1992
Soemirat, Soleh dan Elvinaro Ardianto. Dasar-Dasar Public Relations Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. 2002
Subandiyah. Partisipasi Masyarakat dalam Pelaksanaan Kurikulum Muatan Lokal di Sekolah Dasar se-Jawa Tengah. Yogyakarta: LPM IKIP Yogyakarta. 1999
Suderajat, Hari. Manajemen Pendidikan. Jakarta: PT Indeks. 2007
Sujanto, Bedjo. Manajemen Pendidikan Berbasis Sekolah. Jakarta: Sagung Seto. 2007
Supriyatno, Triyo. Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Islam. Bandung: PT. Refika Aditama. 2008
Suryosubroto. Manajemen Pendidikan di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta. 2004
Syadad, Farhan Syaddad. Manajemen Pendidikan Islam. Jakarta: Akademi Pressindo. 2009
Syam, Muhammad Noor. Filsafat Pendidikan Pancasila Bumi Aksara. Jakarta: 1995
Yaqin, Husnul. Kapita Selekta Administrasi dan Manajemen Pendidikan Banjarmasin: Antasari Press. 2011







