Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Pembinaan Akhlak Santri di Pondok Pesantren Nurussalam

Authors

  • Muhammad Yusuf Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Jami Banjarmasin
  • Nadia Rahmah Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Jami Banjarmasin

Keywords:

Strategi, Guru, Pembinaan, Akhlak

Abstract

Faktor guru sangat mendukung dalam mendidik prilaku siswa. Hal ini disebabkan karena guru merupakan suri tauladan bagi siswanya. Jika seorang guru bertingkah laku dengan baik, maka siswanya akan mencontoh prilaku tersebut. Akan tetapi sebaliknya, jika guru tidak memberikan contoh yang baik, maka siswanya juga akan meniru kelakuan tersebut. Pengaruh negatif dari sekitar bisa jadi akan memperburuk pemahaman siswa tentang akhlak, yang lingkungan semula sudah diajarkan dan dapat dipahami oleh siswa bisa saja rusak atau berubah akibat pergaulan buruk yang diterimanya. Walaupun orang tuanyalah yang berperan dalam pembinaan akhlak anak-anak mereka. Akan tetapi keberadaan guru dan peran guru cenderung dapat memberikan motivasi dalam menanamkan pemahaman Akhlak pada diri anak, sehingga pemahaman tersebut bukan hanya pemahaman saja, tetapi dapat juga di amalkan. Oleh karena itu, peranan seorang guru khususnya guru agama Islam diupayakan untuk dapat membentuk siswa agar memiliki kepribadian muslim serta berakhlak mulia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam Pembinaan Akhlak Santri di Yayasan Pondok Pesantren Nurussalam. Untuk Mengetahui Faktor-faktor apa saja yang menjadi kendala guru Pendidikan Agama Islam dalam Pembinaan Akhlak Santri di Yayasan Pondok Pesantren Nurussalam. Jenis penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjeknya adalah guru pendidikan agama Islam, dan pimpinan yayasan Pondok Pesantren Nurussalam. Sedangkan Objek penelitian ini adalah Strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam Pembinaan Akhlak Santri di Yayasan Pondok Pesantren Nurussaalam. Tehnik pengumpulan data mengunakan langkah seperti observasi, wawancara dan Dokumentasi. Kemudian teknik pengolahan dan analisis data dengan cara Data Reduction (Reduksi Data), editing data, Data Display (Penyajian Data), klasifikasi data, interpretasi data, Conclution Drawing / Verification (Penerikan Kesimpulan / Verifikasi). Hasilnya adalah strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam pembinaan Akhlak Santri di Pondok Pesantren Nurussalam pada dasarnya dilakukan dengan melalui dua cara yaitu dengan memberikan materi-materi akhlak yang sesuai dengan mata pelajaran PAI dan menggunaka berbagai metode yang dapat membantu dalam pembinaan akhlak. Metode yang digunakan antara lain sebagai berikut: Metode Ta’widiyah (pembiasaan), Metode Uswah (teladan), Metode Mau’izah (Nasehat).

Faktor-faktor yang menjadi kendala guru Pendidikan Agama Islam dalam Pembinaan Akhlak Santri di Pondok Pesantren Nurussalam Ialah sebagai berikut: Pergaulan santri di luar lingkungan pondok pesantren terkadang membawa arah yang negatif, pengawasan yang masih kurang dari orang tua, teknologi yang sedikit banyak mengganggu santri dalam belajar, serta kesadaran diri pada santri itu sendiri

Additional Files

Published

2023-12-01

How to Cite

Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Pembinaan Akhlak Santri di Pondok Pesantren Nurussalam. (2023). AL JAMI: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan Dan Dakwah, 19(2), 1-19. https://jurnal.staialjamibjm.ac.id/index.php/Al_JAMI/article/view/173

Similar Articles

1-10 of 56

You may also start an advanced similarity search for this article.